LAMONGAN, 6 Oktober 2026 — Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Lamongan melaksanakan kegiatan Operasi Kasih Sayang, penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) dan Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS), serta pengamanan unjuk rasa, Selasa (6/10/2026).
Kegiatan diawali dengan patroli dalam kota yang dilaksanakan mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB. Patroli menyasar sejumlah lokasi yang menjadi perhatian dalam rangka menjaga ketenteraman dan ketertiban umum, di antaranya kawasan Telaga Bandung, tepatnya di sekitar Cafe Megah, serta Jalan Kusuma Bangsa di sekitar RSUD dr. Soegiri Lamongan.
Dalam kegiatan tersebut, petugas mendapati satu orang pelajar berada di tempat umum pada saat jam sekolah. Petugas kemudian melakukan pembinaan dan pendataan sebagai langkah edukatif serta pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang.
Selain itu, petugas juga memberikan imbauan kepada para Pedagang Kaki Lima (PKL) agar tidak menggunakan bahu jalan untuk berjualan sehingga tidak mengganggu fungsi jalan maupun aktivitas masyarakat lainnya. Sementara itu, dari hasil pemantauan terhadap PPKS, tidak ditemukan adanya pelanggaran.
Setelah pelaksanaan patroli, personel Satpol PP Kabupaten Lamongan melanjutkan kegiatan dengan pengamanan aksi unjuk rasa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Lamongan di depan Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan.
Aksi tersebut diikuti sekitar 50 orang massa aksi dengan menyampaikan tuntutan terkait “Stop Pungli & Korupsi Pendidikan”.
Sebanyak delapan personel Satpol PP Kabupaten Lamongan diterjunkan untuk mendukung pelaksanaan kegiatan. Pengamanan dilakukan dengan mengedepankan pendekatan persuasif serta menjaga ketenteraman dan ketertiban selama berlangsungnya penyampaian aspirasi.
Hingga kegiatan berakhir, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan terkendali.(yf)